[Sinopsis] Operation Proposal Episode 16 Final

Panjang!!!
Aku merasa ini adalah sinopsis terpanjang yang aku buat. Aku menyelesaikannya dalam waktu 2 hari. Dan sepertinya nggak ada momen yang aku lewatkan dalam episode ini. terlalu sulit untuk dilewatkan, solanya ini episode terakhir yang menjawab rasa penasaran kita selama ini. Bagi yang sudah nonton, pasti tau donk, akhirnya gimana. Tapi bagi yang masih penasaran bisa dibaca disini.

Episode 16 FINAL :
Baek Ho dalam perjalanan menuju lokasi kecelakaan Yi Seul. Dan.... hanya dalam beberapa detik saja kejadian berubah, bukannya Yi Seul yang kecelakaan tapi malah dirinya.
Hujan hari itu cukup deras. Kang Baek Ho tak sadarkan diri didalam mobilnya yang terbanting. Konduktor sudah ada disampingnya. Ia memanggil nama Baek Ho, tapi Baek Ho tak menjawab.
Konduktor ingat bagaimana Ia memperingatkan Baek Ho, jika Baek Ho kembali maka kemungkinan Baek Ho akan mati atau hilang ingatan. Bahkan akan melupakan bahwa ia pernah bertemu dengan konduktor, ayahnya. Baek Ho merelakan itu. Ia ingin kembali.
Konduktor menangisi Baek Ho. Konduktor : Kang Baek Ho, ayah sangat bahagia karenamu, karena kau ad alah puteraku.

Baek Ho dibawa kerumah sakit. Namun kondisinya memburuk sehingga dokter terpaksa memberikan kejutan jantung. Disaat kematian akan datang, Chae Ri, Chan Wook dan Tae Nam tiba dirumah sakit.

Yi Seul ada disebuah gereja. Ia berdoa agar baek Ho sel amat. Ia menangis dan berkata ia tak akan meminta apa-apa lagi asalkan Baek Ho selamat.

Pintu gereja terbuka. Jin Won datang dan mengajak Yi Seul pergi. Yi Seul menangis dipelukan Jin Won. Ia tak tahu harus melakukan apa.

Waktu berlalu dengan cepat. Hari itu hari pernikahan Yi Seul dan Jin Won. Sama seperti Episode 1. pengantin wanita diruang pengantin sedang resah. Tae Nam mencoba menghubungi seseorang. Chae Ri datang dan bertanya apa belum diangkat? Tae Nam mengiyakan.

Chan Wook masuk ke rumah Baek Ho. Tak ada seorang p un disana. Chan Woon mengambil kamera yang dipinjam oleh Baek Ho sebelumnya. Saat akan pergi, ia melihat sebuah jas digantung di dinding. Jas yang akan dipakai oleh Baek Ho dihari pernikahan Yi Seul. Chan Wook sedih, ia kemudian meninggalkan kamar Baek Ho.

Dan Pernikahan Yi Seul - Jin Won pun dilaksanakan.

Makan-makan bagi para tamu undangan. Chae Ri bertanya kemana Baek Ho. Chan Wook berkata ia sudah kerumahnya tapi Baek Ho tak ada. Chae Ri terlihat sedih, padahal ini adalah pernikahan Yi Seul, ia tak menyangka hal seperti itu akan terjadi. Chan Wook berkata Baek Ho juga tak menginginkannya. Tae Nam bertanya bagaimana keadaan Yi Seul. Chae Ri : Dia terlihat baik-baik saja, tapi bagaimana mungkin dia baik-baik saja? Hari ini kalian jangan mengucapkan nama 'Baek Ho'.

Yi Seul sudah berganti baju. ia duduk sambil memegang cermin. Ia terlihat tak bersemangat. Ingatann ya lalu meluncur ke hari dimana Baek Ho sadar dari kecelakaannya.

Seminggu sebelum pernikahan Yi Seul.
Chae Ri, Tae Nam dan Chan Wook merasa lega karena Baek Ho sadar dan terlihat baik-baik saja. Chae Ri bertanya kenapa Baek Ho ke busan. Tapi Baek Ho tak bisa mengingatnya. Chan Wook berkata dokter bahkan menganggap kesadaran Baek Ho adalah sebuah keajaiban. Lalu Yi Seul masuk. Ia mulai mengomel karena selalu membuat Baek Ho khawatir. Wajah Baek Ho tampak bingung. Yi Seul menangis. Tiba-tiba Baek Ho berkata : Siapa kau?

Yi Seul dan yang lain berfikir kalau Baek Ho bercanda. Tapi Baek Ho berkata kalau sepertinya gadis ini dekat dengannya, tapi ia benar-benar tak ingat siapa Yi Seul. Chae Ri meyakinkan lagi, tapi Baek Ho benar tak ingat siapa Yi Seul.

Baek Ho melakukan pemerikasaan. jin Won dan Yi Seul menemui dokter. Dokter mendiagnosis Baek Ho mengalam i amnesia sebagian. Bahwa Baek Ho tak ingat seseorang atau kejadian tertentu, biasanya kejadian itu adalah kejadian yang menyakitkan, yang tak ingin diingat pasien. Hal ini membuat Yi Seul terkejut (well, artinya YI Seul terlalu menyakitkan bagi Baek Ho). Yi Seul bertanya pemulihannya. Tapi dokter menjawab itu tak pasti, jika ia dirawat teratur maka kemungkinan akan bisa mendapatkan ingatannya kembali.

Uniknya, Baek Ho dan Jin Won seperti teman baik. Mereka menonton pertandingan baseball bersama. karena terlalu bersemangat minuman tumpah di tempat tidur Baek Ho. Yi Seul dengan sigap membantu. Baek Ho merasa ta k nyaman, ia memandang Yi Seul dan Jin Won. Lalu berkata kalau ia tak apa-apa. Yi Seul merasakan perbedaan perlakuan Baek Ho. Jin Won juga merasa sedih dengan itu. Yi Seul lalu menawarkan untuk makan buah. Jin Won setuju. Tapi telpon Jin Won berdering hingga dia harus pergi.

Baek Ho dan Yi Seul tinggal berdua. Baek Ho merasa agaktidak nyaman. Yi Seul mengambil buah untuk Baek Ho. Tapi Baek Ho mengambilnya sendiri hingga membuat Yi Seul merasa sedih. Apalagi Saat Baek Ho berkata : Kau minta maaf, tapi bisakah kau tak usah datang lagi? aku tahu kita dulu teman, tapi sekarang aku tak merasa kita berteman. aku mi nta maaf, tapi kalau aku melihatlu, aku merasa sakit kepala, perutku juga sakit, aku tak tahu kenapa. Tapi Moodku juga jadi buruk.
(No!!! Baek Ho kok terlalu tega sih, kasian Yi Seul. Baek Ho tahu Yi Seul temannya, hanya dia nggak ingat, tapi menurutku ini terlalu kejam!!! T___T).

Yi Seul minta maaf dan segera berlari keluar. Jin Won melihatnya. Yi Seul diatap rumah sakit. Ia menangis. Jin won menyusul, tapi ia tak mendekati Yi Seul, hanya melihat gadis itu menangis dari jauh.

Chae Ri, Tae Nam dan Chan wook ada dikedai paman. Jin Joo menyediakan minuman untuk mereka. Chae Ri berkomentar kalau Jin Joo sekarang terkenal, apa tak apa melakukan hal seperti ini. jin Joo hanya tersenyum. Chan Wook berkata Jin joo akan menyanyi di pernikahan Yi Seul. Chae Ri tertarik dan meminta Jin Joo juga menyanyi di pernikahannya dan Tae Nam. Jin Joo mengiyakan.

Tae Nam berkom entar kalau baek Ho sudah keluar dari rumah sakit, tapi mereka belum menjenguknya. Ia berkata bagaimana BAek Ho bisa melupakan Yi Seul. Chan Wook berkata ia malah lebih mengkhawatirkan Yi Seul. Tae Nam bertanya memangnya kenapa. Chan Wook menjelaskan, jika seandanya Chae Ri suatu hari nanti berkata 'ajusshi, siapa kau?' bagaimana perasaanmu. tae Nam berkata tentu saja aku akan gila, jika chae ri melupakan home run yang aku buat, dan juga cintaku yang penuh air mata. Chan Wook berkata itulah maksudku.

Yi Seul sedang berjalan (atau baru keluar dari mobil Jin Won?), saat ia melihat Baek Ho latihan baseball, ia te rsenyum dan berlari ke arahnya. Jin Won memperhatikan itu dari dalam mobilnya.

Yi Seul menemui Baek Ho. Baek Ho melihat Yi Seul dan membelakanginya. Yi Seul bertanya bagaimana keadaan baek ho, kakinya, lengannya dlsb. Tapi Baek Ho memotong pembicaraan dan berbalik : Sebenarnya apa hubungan kita? kita pergi kesekolah bersama dan makan kue beras bersama, apa itu hubungan kita?
 Yi Seul mengiyakan. Baek Ho kembali mengatakan hal yang menyakitkan, bahwa ia akan memanggil Yi Seul sebagai isteri pelatih, bahwa mendekatinya seperti ini membuat Baek Ho tak nyaman, Apakah pelatih tahu kelakuanmu sekarang? Perlakukan pelatih dengan baik dan lupakan temanmu itu.


Baek Ho kemudian meninggalkan Yi Seul sendirian. Yi Seul akan menangis saat Jin Won memanggilnya dengan senyuman.

Jin Won mengantar Yi Seul kerumahnya. ia menghibur Yi Seul dengan mengatakan apa aku perlu memukul kepalanya agar ingatannya kembali? Yi Seul tersenyum. Saat Yi Seul akan masuk ke rumah, Jin Won memeluknya dari belakang dan menawarkan apakah mereka harus menunda pernikahan? Jika Yi Seul mau, ia akan melakukannya. Tapi Yi Seul berkata mereka tak perlu menundanya, ia akan menjadi pengantin Jin Won.
Flashback END...

Yi Seul tersadar dari lamunannya saat pengeras suara memanggilnya untuk masuk ke ruang pesta. Tampak keraguan di wajahnya.

Chan Wook mempersiapkan video yang akan diputar di pesta nanti. ia mengecek kamera. Ia melihat rekaman tanggal 7 Februari, saat kecelakaan Bae k Ho. Chan Wook terkejut.

Pesta pernikanan Yi Seul - Jin Won dimulai dengan nyanyian Jin Joo. Pembawa acaranya adalah Tae Nam.

Saat Jin Joo menyanyi, video masa kecil pengantin di tayangkan. Dan anehnya semua foto adalah antara Yi Seul dan Baek Ho, yang tent u saja membuat Yi Seul makin sedih. Mungkin Yi Seul nggak punya foto lain ya? Eh, ada juga ternyata foto F5-nya, hehehe

ditengah penayangan video, tenyata Chan Wook memasukkan rekaman video Baek Ho yang membuat semuanya terkejut.

Baek Ho : "Hallo semuanya, A ku Kang Baek Ho. Jika semuanya lancar maka video ini akan tayang di hari pernikahan temanku Ham Yi Seul dengan pelatih terbaikku Kwon Jin Won sebagai pidato ucapan selamat dariku. Sayang sekali aku tak bisa menghadiri pernikahan ini. Tapi aku akan menyampaikan ucapan selamatku melalui video ini. Juga ada satu hal lagi yang harus ku katakan pada temanku Yi Seul. aku dan Ham Yi Seul, bertemu saat kelas 1 SD saat kami berusia 8 tahun. Sudah hampir 20 tahun berlalu. Dan kami sudah bertemu selama itu. Jadi saat aku melihat Yi Seul menikahi pelatih, maksudku, saat aku membayangkannya."

"Perasaan yang selama i ni kupendam dalam-dalam di hatiku menguak dan menyadarkan betapa bodohnya aku. Pelatih, Maafkan aku. Tapi aku bahkan berharap Yi-seul akan membatalkan pernikahan ini. Aku ingin membawa Yi-seul pergi dan kabur ke ujung dunia. Sebenarnya, saat ini, aku masih merasakan perasaan yang sama. Selama 20 tahun ini, Yi-seul telah berada di sisiku dalam saat suka dan duka. Orang yang bisa membuatnya bahagia adalah aku. Itulah perasaanku yang sesungguhnya. Untukku, anak laki-laki yang diejek karena tak mempunyai ayah, Untukku, yang mencintai bisbol, ia menjadi manajer tim bisbol. Untuk seorang teman yang akan membuang mimpinya, ia merelakan dirinya hampir mati kedinginan. Untuk seorang pemain gagal yang tidak diinginkan semua orang, ia bahkan menawarkan diri untuk menjadi seorang Jerry Maguire."

"Saat temannya merindukan masakan seorang ibu, ia membawakan masakan ibunya. Saat temannya merindukan ayahnya, ia menawarkan ayahnya pada temannya. Orang yang tak bisa hidup tanpa Yi-seul, adalah aku. Bagiku, ia adalah teman masa kecilku, saudara perempuanku, dan bahkan ibuku. Ia adalah satu-satunya keluarga yang kumiliki. Karena dia, aku tak merasa kesepian. Karena dia, aku bisa bertahan. Karena dia, aku ingin menjadi orang yang lebih baik. Tapi hal yang paling penting, satu hal yang tak pernah kukatakan padanya. Kukira ia akan selalu ada di sisiku, jadi aku tak pernah menyatakan perasaanku. Aku terperangkap di kata "teman", dan tak bisa jujur pada perasaanku. Aku menyerah dan kabur karena harga diriku. Setelah kehilangan dirinya, aku akhirnya sadar betapa pentingnya dirinya bag iku. Kukira aku bisa menyatakan perasaanku kapan saja. Tapi aku tak bisa mengatakannya. Aku sadar sekarang betapa aku menyesalinya".

"Aku, Kang Baek-ho, sangat mencintai Ham Yi-seul. Aku mencintainya. Aku akan selalu mencintai Ham Yi-seul. Sekarang dan selamanya. Aku sudah menghabiskan terlalu banyak waktu mengumpulkan keberanian untuk mengatakan kalimat itu. Yi-seul, selamat atas pernikahanmu. Berbahagialah selalu. Juga, Pelatih. Tolong maafkan cinta yang bodoh dari seorang pria ini. Jika kalian berdua tidak hidup bahagia selamanya, aku takkan pernah memaafkan kalian."

"Terima kasih atas perhatian kalian semua. Kalian berdua kini bisa menghapusku dari ingatan kalian".
Semua bertepuk tangan. Yi Seul tak dapat lagi menahan kesedihannya. Ia berlari meninggalkan Jin Won dan semua tamu undangan. Jin Won hanya memperhatikannya dari jauh.

Yi Seul lemah. 2 orang pengurus pernikahan mengkompresnya dnegan Es. Jin Won datang. Ia minta Yi Seul tetap berbaring dan mendengarkan perkataanya. Jin Won : Di Hari Natal, di malam kau pergi tanpa memperdulikan esaimu, aku berbicara tentang apa yang harus kau pilih dalam hidup. Apa kau masih mengingatnya?
Yi Seul mengangguk. Kau berkata bahwa akan ada penyesalan, tak peduli jalan mana yang dipilih. Jadi pada akhirnya, pilihlah jalan yang memberikan penyesalan lebih sedikit.
Jin Won tersenyum dan berkata kau mengingatnya dengan baik.

Jin Won melanjutkan mengatakan kalau ia juga mengatakan satu hal lagi. Yi Seul ingat Jin Won berkata : Kau akan mengalami penyesalan tak peduli jalan mana yang kau pilih. Maka, keputusan apa yang harus kau ambil, dan jalan mana yang akan memberikan penyesalan yang lebih besar. Tanyakan hal itu pada dirimu sendiri. Di kebanyakan situasi, kau sudah tahu hasilnya denganm empertimbangkan pilihanmu.

Jin Won melanjutkan : Dihatimu sekarang, kau sudah mendapatkan jawabannya. Yi Seul terkejut dan bangkit. Jin Won mengalihkan pembicaraan dengan mengatakan es kompresnya sudah mencair dan ia akan menggantinya. Jin Won berkata selama aku pergi lihat baik-baik apa yang ada dalam hatimu. Yi Seul terlihat akan menangis. Jin Won berkata apapun jawabannya Jin Won akan mendukung Yi Seul.

Jin Won seolah tahu apa keputusan yang akan dibuat Yi Seul. Ia memeluk gadis itu dan akan menangis. Saat ia pergi, akhirnya tangisnya pecah. WOW!! Salut buat Jin Won, ia merelakan Yi Seul!!!!

Chae Ri, Tae Nam dan Chan Wook sedang berdiskusi bertiga. Tae Nam merasa kata-kata Baek Ho itu seperti pesan terakhir. Chan Wook setuju, seolah-olah ia tahu kalau ia akan mengalami kecelakaan. Tae Nam berkomentar kalau ia pernah melihat seorang mantan pacar datang membawa bayi kesebuah pernikahan, tapi tak pernah melihat kalau seorang teman kecil menyatakan perasaan di hari pernikahan pengantinnya.

Yi Seul sedang menangis disebuah gereja mengingat kenangannya bersama Yi Seul (aku merasa adegannya seolah-olah Baek Ho sudah meninggal aja, hahhah).
"Kang Baek-ho selalu ada di sisiku. Baek-ho selalu menjadi bagian dari ingatanku. Kebaikan Baek-ho selalu kulewati, dan agak terlambat sampai aku merasakannya. Kini, aku akan langsung menyadarinya. Tapi dulu, aku tak jujur pada diriku sendiri. Aku kesal karena aku tak bisa menyatakan perasaanku padanya.  Aku takut dia akan menyadari perasaanku. Pada akhirnya, orang yang tak jujur pada perasaannya sendiri... adalah aku. Orang yang tak mempercayai Baek-ho dan menyerah... adalah aku. Orang yang mengira semuanya sudah terlambat, dan pergi... adalah aku."

"Baek-ho selalu melempar bola padaku. Dia selalu melemparnya dengan s egenap hati. Orang yang tak menerimanya... adalah aku. Di hidup kami, kami selalu melewati setiap kesempatan. Karena tak ingin hal itu terus terjadi, aku memutuskan bahwa kami tak bisa bersama. Dan bahwa kami tak ditakdirkan untuk bersama. Orang yang menyerah... adalah aku. Orang yang tak sadar betapa pentingnya dirinya sampai aku kehilangan dirinya... adalah aku".

Yi Seul terus menangis. lalu seseorang memberikan sapu tangan. Yi Seul mengambilnya tanpa tahu siapa orang itu. Itu KONDUKTOR! Konduktor berkata Banyak wanita percaya bahwa lebih baik menikah dengan pria yang paling mencintai mereka, daripada d engan pria yang paling mereka cintai. Tapi kau sepertinya berbeda.
Yi Seul bertanya siapa ajusshi itu. Tapi Yi Seul merasa pernah bertemu dengannya sebelumnya. Konduktor tersenyum karena Yi Seul mengingatnya, tapi ia berkata mungkin itu orang lain. konduktor bertanya apa Yi Seul sudah mendapatkan jawabannya? Yi Seul bingung. Konduktor berkata ia mungkin tak bisa membantu, tapi Yi Seul bisa mendengarkan kata-katanya.
Konduktor : Kau mengenal seorang pria yang sangat bodoh. Dia menjelajahi waktu demi mengubah masa lalu yang sangat ia sesali. Dia berusaha begitu keras untuk mengubah masa lalu. Tapi pada akhirnya, keajaiban yang ia harapkan tidak terjadi. Tapi, di akhir perjalanannya, ia akhirnya sadar. Tak perduli berapa kali ia menjelajahi waktu, ia tak pernah berubah. Ia mulai mengerti bahwa mencoba untuk mengubah masa lalu tidaklah sepenting mengubah masa kini. Jadi, apapun situasimu, kurasa tak pernah ada kata terlambat.

Yi Seul menatap konduktor dan konduktor mengangguk. Yi Seul bangkit dan segera berlari. Ia sempat tersandung. Jin Won yang melihatnya dari atas berkata hati-hati, tapi dalam suara yang kecil. Jin Won merelakan Yi Seul. Ia mengeluarkan sebuah kertas terlipat berbentuk pesawat. Itu adalah kertas milik Baek Ho dulu disekolah, dan Jin Won mendapatkannya.

"Setiap kali aku kembali ke masa lalu untuk Yi Seul, sesuatu yang baik akan terjadi padaku. Aku menjadi pemain bisbol dan masuk ke tim utama. Kuharap ini akan menjadi perjalanan terakhirku ke masa lalu. Dan perjalanan waktu terakhir Kang Baek-ho, akan menjadi perjalanan yang dibuat untuk kebahagiaan Yi-seul."

Jin Won ingat bagaimana Baek Ho bertanya padanya apakah Jin Won percaya keajaiban. Dan juga saat Baek Ho menelpon, mengatakan Jin Won harus menghentikan Yi Seul dalam perjalanan ke Busan.

Jin Won tahu Baek Ho melakukan per jalanan waktu. Jin Won berkata seorang pria yang melakukan perjalanan waktu demi cinta, aku tak akan mungkin menang darinya. Pemukul Kwon Jin-won, pelempar Kang Baek-ho telah mengeluarkanmu dari permainan.
(Wew, Jin Won beneran merasa kalah dan menyerah. Aku merasa sedih untuk Jin Won. Bayangkan aja. Baru menikah lalu harus cerai? omo!!!)

Yi Seul berlari tanpa sepatu untuk menemui Baek Ho. Ia ke taman tempat biasanya Baek Ho berlatih. Tapi Baek Ho tak ada disana. Ia duduk dan berfikir sejenak. lalu ia melihat anak-anak bermain sepeda. Dan ia ingat sekolah dasar tempat ia dan Baek Ho pertama bertemu.

Yi Seul menyetop Taksi. Dan lihat! Supir taksinya adalah ajusshi yang sering muncul di drama ini^^. sopir taksi bertanya apakah ada acara resmi disana karena ia lihat Yi Seul berpakaian resmi. Ia juga baru menurunkan seseorang disana. Yi Seul bertanya siapa? bagaimana ciri-cirinya.
Pak sopir taksi menjelaskan fisik Baek Ho dan berkata ia mirip dengan seorang pemian film lama, yang sering mengeluh pada neneknya didesa. Yi Seul bertanya : Apa film 'The Way Home'? Sopir membenarkan dan berkata kalau anak itu akan mirip seperti pria itu jika dewasa nanti.
(L.O.L! Pemain The Way Home kan memang Yoo S eung Ho. Movie The Way Home, movie yang paling sedih yang pernah aku tonton, tentang seorang anak kota yang harus tinggal dengan neneknya didesa, neneknya agak tuli. Tapi neneknya sangat menyayangi cucunya. Drama sederhana yang mendapat apresiasi besar dan juga penghargaan internasional. Kalo kamu koreanlover, maka movie ini wajib dikoleksi!!!!)

Yi Seul keluar dari taksi dan mencari Baek Ho di sekolah. Ia menuju kelasnya dan melihat Baek Ho disana. Baek Ho berbalik saat mendengar pintu dibuka. Tapi kemudian ia memalingkan wajahnya saat Yi Seul masuk.

Yi Seul duduk disamping Baek Ho matanya berkaca-kaca. Baek Ho menatapnya dan berkata dalam hati : Siapa kau? Siapa kau yang membuat hatiku sakit tiap kali aku melihatmu.
Yi Seul menjawabnya dalam hati : Tak apa jika kau tak ingat. Karena aku ingat. Kita hanya perlu memulainya dari awal.
Yi Seul mengulurkan tangannya. Yi Seul : Annyeong, Aku Ham Yi Seul.

Baek Ho menyambutnya. Yi Seul menangis dan berkata senang bertemu denganmu.

Jin Joo sedang mengadakan konser. Chan Wook disana juga menyaksikan Jin Joo bernyanyi.
Jin Joo  berterima kasih pada semuanya dan ia menceritakan sebuah kisah sebelum nyanyian terakhirnya. ia berkata kalau hari ini ia menghadiri pernikahan seseorang, dimana seorang pria yang memberi pidato menyatakan perasaanya. Pria itu sudah menunggu selama 20 tahun. itu memberikan Jin Joo kekuatan. Pria itu berkata ia menunggu terlalu lama dan kehilangan kesempatan. Cinta tak bisa ditunda besok. Jadi ia ingin menyatakan perasaannya hari ini.

"Sejak pertama kali bertemu denganmu aku sudah menyukaimu. Aku bisa bernafas karenamu, aku mendapat semangat hidup karenamu. aku mulai bernyanyi karenamu. Aku menemukan tempatku didunia ini karenamu.".

Tiba-tiba lampu menyala didekat Chan Wook. Ia terkejut. Jin joo bangkit dan berjalan menuju Chan wook. Semua bersorak. Jin Joo : Song Chan Wook sshi, Aku Joo Jin Joo, mencintaimu.
Chan Wook tersenyum dan memeluk Jin Joo. ^^

Dan Waktupun berlalu dengan cepat....
Pemukul Kang Baek Ho sedang latihan. Yi Seul dengan sepeda mengikutinya. Tapi sikap Baek Ho masih dingin padanya. Tentu saja Yi Seul tidak menyerah begitu saja.

Yi Seul juga mengikuti saat Baek Ho latihan melempar di taman. Lagi-lagi Baek Ho masih dingin padanya.

dilapangan lagi-lagi Yi Seul menemui Baek ho. Ia mengikatkan tali sepatu Baek Ho, ia tersenyum dan segera pergi.

Saat Latihan sendiri, Baek Ho malah mencari-cari Yi Seul karena belum datang juga. Tapi kemudian Yi seul datang dan melempar permen padanya.

Ulang tahun Baek Ho. Yi Seul, Chae Ri, Tae Nam, Chan Wook dan Jin Joo merayakannya dirumah Baek Ho. Mereka sungguh terlihat seperti masih SMA. Lelah berpesta mereka tertidur dan hanya Yi Seul yang bangun.

Yi Seul masuk ke sebuah gudang. Gudang dimana ia dan Baek Ho pernah terkurung dulu. Ia ingat kennagannya bersama Baek Ho disan a. Yi seul mencari-cari sesuatu dan menemukannya, Poster/spanduk yang ia buat bersama Baek Ho dulu.
Tiba-tiba Baek Ho masuk dan memarahinya karena membongkar barang orang tanpa izin. Dan Lagi, pintu terkunci tiba-tiba dan lampu mati. Yi Seul mencoba membuka pintu dan berkata jangan lagi! Baek Ho bertanya apa kita pernah terkunci sebelumnya?
Yi seul mengiyakan. Baek Ho khawatir karena yang alin sudah pulang. Yi Seul berkata tunggu saja sampai pagi, lalu nanti panjat jendelanya. Baek Ho menatapnya hingga Yi Seul meralat dan berkata ia yang akan memanjat jendela dan membukakan pintu untuk Baek ho, jadi jangan menatapnya begitu. Baek Ho komentar kalau Yi Seul itu agak aneh. Yi Seul kesal dan berkata meskipun aku aneh banyak pria yang menyukaiku. Tapi Baek Ho memandanginya dengan tatapan aneh lagi hingga Yi Seul meralatnya, maksudku, tak banyak.

Baek Ho berkata aku penasaran dengan orangnya. Yi Seul berteriak : kau tak tahu? Baek Ho terkejut, tapi Yi Seul berkata lupakan. Baek Ho kemudian kesudut dan duduk, ia berkata tak ada yang bisa ia lakukan jadi sebaiknya ia tidur. Yi Seul masih berdiri dan bersenandung lagu yang pernah ia nyanyikan dulu. Baek Ho terkejut dan bertanya apa kau tahu lagu itu?
Baek Ho berkata kalau ia ingat nadanya, tapi tak tahu judul atau liriknya. Yi Seul menawarkan diri mengajari Baek Ho. Ia duduk disamping Baek Ho dan mulai menyanyi.

Pagi tiba dan mereka berdua masih tertidur dengan posisi yang sama dengan dulu. Lalu seseorang menyelimuti mereka. Dia adalah kakek Yi Seul. Kakek berkata kalau Baek Ho sudah melakukannya dengan baik, dan jangan membuat Yi Seul menangis lagi.

Saat Yi seul bangun, Baek Ho sudah tidak ada. Ia meninggalkan pesan agar Yi Seul menemuinya di taman.

Baek Ho menunggu Yi Seul ditaman. Saat Yi Seul datang ia minta Yi Seul segera memberikannya. Yi Seul bingung, apa maksud Baek Ho. Baek Ho berkata bukankah kau menulis surat untukku saat kita kelas 3 SMP? (WHAT? Baek Ho ingat?).
Yi Seul terkejut, sama terkejutnya denganku : Bagaimana kau tahu?
Baek Ho memintanya dan berkata ini sudah lebih 10 tahun. Yi Seul menghindar dan berkata kalau ia sudah membuangnya. Baek Ho berkata kau melakukannya lagi.

Baek Ho kemudian mengatakan isi surat Yi seul.
"Kita sudah lulus dari SMP.  Tapi sepertinya kita akan pergi ke SMA yang sama lagi. Saat kita mendapat kelas yang sama, aku berkata, 'Kita akan sekelas lagi?' 'Kenapa kau selalu mengikutiku?' Aku selalu mengeluh. Sebenarnya, aku senang dan lega. Itu yang kurasakan. Tapi kenapa aku tak bisa jujur pada perasaanku, setiap kali aku melihat wajahmu? kau meminjamkan sandalmu padaku yang adalah murid baru, kau meminjamkan sandalmu padaku yang adalah murid baru, Sejak hari itu, kau telah menjadi orang yang sangat penting bagiku.Dari saat itu sampai sekarang kau selalu menjadi Kang Baek-ho menjadi orang yang paling aku sayangi. Karena aku terlalu menyayangimu entah bagaimana caranya aku jadi tidak bisa mengungkapkan apa yang sebenarnya aku rasakan. Kau adalah orang yang sangat aku sayangi"

"Aku takut jika aku jujur padamu, segalanya akan berubah. Karena itu aku tak pernah menyatakan perasaanku padamu. Tapi, aku akan mengatakannya padamu sekarang."

Yi Seul kemudian berkata : Aku, Ham Yi-seul menyukai Kang Baek-ho.

Baek Ho mendekati Yi Seul. Yi Seul : Aku san gat menyukai Kang Baek-ho.
Baek Ho berkata harusnya Yi Seul mengatakan itu dari dulu.

Yi Seul hampir menangis dan bertanya apa Baek Ho mengingatnya. Ia meyakinkan Baek Ho dan bertanya siapa dia? Baek Ho memeluk Yi Seul dan berkata Ham Yi Seul teman Baek ho yang paling berharga. Dan manajer yang paling mengerikan didunia.
Yi Seul menangis. Lalu ? Orang yang paling penting dalam hidupku. Lalu? Orang yang tak akan pernah kulepas bahkan jika aku dilahirkan kembali. Belahan jiwaku.

Yi Seul menangis makin keras lalu bertanya lagi : Lalu?
Baek Ho melepaskan pelukannya dan menatap Yi Seul : Lalu, Orang yang pertama dan terakhir, di dunia ini yang akan selalu dicintai oleh kang baek ho.
Yi Seul menangis dan berkata : Masuk akalkah itu? orang sepenting itu kau lupakan.

Baek Ho menyuruh Yi Seul berhenti menangis. Ia berkata jika yi seul tak berhenti maka Yi Seul harus menikah dengannya. Yi Seul makin menangis. Lalu mereka berciuman.

Tak jauh dari sana lonceng berbunyi. Konduktor yang melakukannya.

 
Beberapa waktu kemudian. Liga Baseball Profesional 2012. Pergantian pelempar terjadi. Dan Pitcher Kang Baek Ho memasuki lapangan. Kang Baek Ho pitcher yang diincar MLB Amerika. Yi Seul dkk memberi semangat di bangku penonton. Kakek dan Konduktor bersulang di bangku penonton.

"Di sana ada teman-teman yang percaya dan mendukungku. Dan disana ada seorang wanita orang yang p aling penting dalam hidupku. Aku mencintaimu. aku mencintaimu, Yi Seul."

END....

Comment :
Omo!!!! Sweet Happy End For This Drama!!
Akhirnya aku selesai juga membuat sinopsis drama Ini!!!
Ini adalah sinopsis drama ke-3 Yang sudah selesai. Pertama Jungle Fish 2, Kedua TMTETS, ketiga  Operation Proposal!!! Rooftop Prince tak termasuk karena masih nggak full. Love Rain masih belum selesai. Big kemungkinan menyusul, Recapsnya. hehehhe^^.
Pertanyaannya adalah, Kenapa Baek Ho bisa ingat kembali?
Jawabannya menurutku adalah, Kakek Yi Seul lah yang membantu Baek Ho mendapatkan ingatannya. Yaps, hanya itu yang bisa masuk akal, meskipun tak masuk akal, tapi bukankah keajaiban itu pasti ada?
Hahahha....
Yang tak adil bagiku tentu ada.
Menurutku kurang adil bagi Jin Won. Ia kan baru menikah dengan Yi Seul, tapi harus kehilangan Yi Seul. kenapa penulis begitu kejam ya? Kenapa ceritanya dibuat sebelum Yi Seul menikah? Sebelum pengucapan janji setidaknya. T____T, Dan juga Jin Won bahkan tak dimunculkan saat terakhir. Bagaimana dengan dia ? Apa tak ada kata maaf dari Yi seul?
Aku malah merasakan bahwa mereka kembali ke masa remaja.

I will miss them....!!!

.

Creative By Cipura Boys © @etatehdotcom 20 12